Forum Komunitas

Detail Topik Diskusi

umum 1 month ago

Ngoprek Website: Framework Laravel (Setup .env)

D
Dionisius NP ormawa komunitas it
Setup Dasar Laravel: Environment, Inisialisasi, dan Menjalankan Project

Halo teman-teman 👋
Di thread ini kita bahas alur sederhana menjalankan Laravel dari nol, mulai dari setup environment sampai project bisa diakses di browser, termasuk penggunaan Laragon dan Herd.

Laravel membutuhkan PHP dan Composer sebagai dasar. Untuk frontend, digunakan Node.js (disarankan pakai Node Version Manager agar fleksibel). Setelah semua siap, kita bisa membuat project dengan composer create-project laravel/laravel nama-project lalu masuk ke folder project.

Dalam penggunaan tools, ada perbedaan alur yang penting dipahami. Pada Laragon (khusus Windows), project Laravel biasanya diletakkan di dalam folder www. Misalnya kita menaruh project di C:\laragon\www\nama-project, maka Laragon akan otomatis membuat virtual host. Artinya, kita bisa langsung mengakses project melalui browser dengan domain seperti http://nama-project.test tanpa perlu menjalankan php artisan serve.

Sementara itu, pada Laravel Herd (umumnya digunakan di macOS), konsepnya mirip tetapi menggunakan folder khusus Herd (biasanya bernama Herd atau direktori yang sudah ditentukan saat instalasi). Jika project Laravel disimpan di folder tersebut, maka otomatis bisa diakses melalui browser dengan format domain .test, misalnya http://nama-project.test, tanpa perlu menjalankan server manual.

Namun jika tidak menggunakan Laragon atau Herd (atau project berada di luar folder otomatis tersebut), maka kita tetap bisa menjalankan Laravel secara manual menggunakan php artisan serve. Setelah itu, project dapat diakses melalui http://127.0.0.1:8000.

Jangan lupa konfigurasi file .env, terutama untuk APP_URL dan database. Setelah itu jalankan php artisan key:generate agar aplikasi bisa berjalan dengan benar.

Untuk bagian frontend, jalankan npm install lalu npm run dev. Ini diperlukan agar asset seperti CSS dan JavaScript dapat ter-compile dengan baik selama proses development.

Jadi secara umum, ada dua cara mengakses Laravel di browser. Jika menggunakan Laragon atau Herd dan project diletakkan di folder yang sesuai (www untuk Laragon atau folder Herd), maka bisa langsung menggunakan domain .test. Jika tidak, gunakan php artisan serve dan akses melalui 127.0.0.1:8000.

Kalau masih bingung atau ada error saat setup, boleh langsung diskusi di bawah 👇
0 balasan

Balasan (0)

Login untuk menambahkan komentar.